Tentang Sahabat Bakau

Bergabung
bersama kami

Sahabat Bakau mengajak kamu untuk mendukung program restorasi bakau, dengan bergabung dan berbagi cerita dalam Facebook Fans kami



Kerusakan Ekosistem Hutan Mangrove (Bakau)
Proses abrasi dan erosi pantai serta gelombang pasang menyebabkan garis pantai di sepanjang pantai Utara Jakarta bergerak mundur ke arah Selatan. Akibatnya, kawasan sepanjang 1.780 meter dengan lebar lebih dari 200 meter yang merupakan bagian dari kawasan Hutan Bakau Lindung Angke Kapuk (di sebelah Barat) dan Marunda (di sebelah Timur) ‘menghilang’ dalam beberapa tahun terakhir. Dengan berkurangnya benteng alami berupa ekosistem hutan bakau maka kawasan ini mudah/rentan akan banjir.

Siapa Sahabat Bakau?
Kami adalah komunitas pencinta lingkungan yang tergabung dalam kepedulian dan inisiatif bersama dalam restorasi hutan bakau Angke Kapuk yang terancam kelestarian dan fungsinya. Sebagai prakarsa gerakan restoasi hutan mangrove (bakau), Sahabat Bakau berupaya menjalin kemitraan dan bekerjasama dengan berbagai komunitas pecinta lingkungan lainnya, dalam upaya memulihkan kondisi ekosistem mangrove yang telah terdegradasi oleh abrasi dan sampah.

Selama 3 tahun lebih kami mengajak semua kalangan dari masyarakat untuk membantu tanam pohon bakau. Kalangan tersebut meliputi institusi pendidikan, komunitas pencinta lingkungan, ahli-ahli bakau, dan mahasiswa. Kini ribuan pohon bakau sudah tinggal dalam rumah yang nyaman, mereka sudah tinggi besar dan sanggup menghidupi fauna-fauna bakau. 

 

Penanaman yang sudah berlangsung saat ini.
Untuk mendapatkan kembali kawasan yang hilang tersebut, beberapa kelompok yang tergabung dalam Sahabat Bakau menggalang inisiatif untuk melaksanakan gerakan Restorasi Ekologis Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk dengan luas lahan 14,341 hektar dan panjang 2,433,31 meter. 

Area Restorasi Penanaman:


Sahabat Bakau Fans Page

Tweets        @SahabatBakau